Achitecture Karya Frank Lloyd Wright

Frank Lloyd Wright dilahirkan dengan nama Frank Lincoln Wright di kota pertanian Richland Center, Wisconcin, Amerika Serikat pada tanggal 8 juni 1867 dan wafat pada tanggal 9 april 1959. Dari pasangan William Carey Wright dengan Anna Lloyd Jones .

Salah satu desain Frank Lloyd Wright yang terkenal yaitu desain yang menyatu dengan alam.Frank Lloyd merancang desain rumah yang disebut fallingwater yang menghubungkan interaksi manusia,arsitektur dengan alam.Desain rumah yang terpadu dengan alam membuat orang yang tinggal didalamnya terasa cukup nyaman serta dapat melihat melihat pemandangan yang cukup indah.pengaturan cahaya masuk kedalam rumah sangat baik,ketika siang hari pencahayaan yang dihasilkan tidak terlalu banyak sehingga menimbulkan ruangan tersebut tidak terlalu panas karena dukungan alam dan tumbuhan disekitar rumah tersebut.

             “fallingwater Eksterior”

Gambar

                        “Interior Fallingwater”

Gambar

Pemilik rumah yang bernama Mr.Edgar Kaufmann dan istrinya serta anak-anaknya belajar di sekolah wright fellowship taliesin.Selama 15 tahun,anak-anak Mr.Edgar ditugaskan wright untuk mendesain/merancang rumah mereka membayangkan suatu rumah yang bersebelahan dengan air terjun sehiungga mereka bisa memilikinya dalam pandangan mereka.

hutan Mill Run, Pennsylvania, Amerika, yang sangat jauh dari hiruk pikuk kota (6 jam berkendaraan dari Philadelphia), FallingWater mampu menjadi daya tarik wisata yang luar biasa.Frank Lloyd Wright adalh seorang arsitektur yang fenomenal yang telah menghasilkan karya yang spektakuler.

Sejak tahun 1963 fallingwater beserta seluruh isinya oleh keluarga Mr.Edgar Kaufmann diserahkan kepada Western Pennsylvania Conservacy untuk dijadikan museum sebagai penghargaan atas karya arsitektur F.L.Wright.

Fallingwater dibangun dengan sistem struktur yang rumit dan sangat detail.
Masuk ke dalam bangunan, akan tampak tojolan bebatuan asli berukuran besar, yang menunjukkan bahwa bangunan didirikan sangat menyatu dengan alam dalam arti yang sebenarnya di mana sangat sedikit dari bebatuan tebing sungai yang dirubah struktur aslinya.
Banyaknya bukaan pada dinding dan atap juga menunjukkan konsep hemat energi (cahaya dan panas) yang sekarang ini menjadi isu global.
Berada di sebuah kawasan terpencil yang cenderung in the middle of nowhere, tidak membuat museum ini sepi pengunjung, apalagi setelah direnovasi dan masuk dalam salah satu bangunan cagar budaya oleh Commonwealth Treasure 2000.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s